Potong Kuku Bayi pada Saat Dia Tidur

Potong Kuku Bayi dengan Gunting Kecil
Potong Kuku Bayi dengan Gunting Kecil

Alhamdulillah saya telah dikarunia seorang putri cantik pada tanggal 1 Juli 2017 yang saya beri nama “Adwa Rafania”. Saya sangat bersyukur sekali dapat melahirkan anak pertama ini dengan normal (tidak caesar) setelah melewati rasa sakit semalaman.

Kini putri saya sudah menginjak usia 25 hari berat badannya pun sudah bertambah, beberapa hal telah dilewatinya yaitu seperti mengalami gom pada mulut nya, mengalami bercak merah di tangan dan leher kalau kata orang disebut penyakit sawan dll.

Tapi akan terus menjaga dan merawatnya hingga dewasa, salah satu aktifitas yang sering dilakukan adalah berjemur dibawah sinar matahari setiap pagi, tepatnya pada pukul 07.00 – 08.00 Wib. Tujuanya supaya tulang dan kulitnya lebih sehat karena sinar matahari pagi mengandung vitamin D.

Berjemur di pagi hari

Pada saat berjemur, tidak menggunakan kupluk, tidak menggunakan sarung tangan, terkadang juga tanpa pakaian (tapi tidak selalu). Hal yang paling saya khawatirkan adalah ketika melepas sarung tangannya, ketika di molet bisa mencakar wajarnya karena memang sejak lahir kukunya udah panjang.

Hingga kemudian saya memotong kukunya pada usia 25 hari. Kata orang sih ga boleh memotong kuku bayi sebelum usianya 40 hari, tapi itu hanya mitos. Agar lebih aman dari cakaran di wajah atau kepalanya maka saya pun memotong kuku nya menggunakan gunting kecil.

Saat menggunting kuku bayi pastikan si kecil dalam kondisi tidur, karena ketika memotong kuku pada saat si kecil terjaga akan terasa susah karena tangannya terus bergerak, hal ini juga dapat berbahaya jika gunting melukai jari tangannya.

Pada saat tidur, peganglah telapak dan jari tangannya dengan lembut. Ketika dalam posisi tenang maka gunting lah kuku secara perlahan-lahan (sedikit-sedikit), jangan terlalu terburu-buru, kita juga tetap harus berhati-hati karena bisa saja si kecil bergerak spontan.

Sebelum dipotong, basahi dulu jari ujung jari. Masukan ujung jari ke mulut dan sentuh lembut dengan lidah kita. 


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*