Posisi Bayi Masih Sungsang saat Hamil 8 Bulan

posisi bayi sungsang saat hamil 8 bulan
posisi bayi sungsang saat hamil 8 bulan

Saya selalu kontrol kehamilan di dokter angelina menggunakan USG untuk mengetahui posisi bayi, ternyata pada saat 8 bulan akhir (masuk 9 bulan) posisi bayi saya masih sungsang.

Sungsang adalah posisi dimana kepala bayi masih berada diatas, posisi seperti ini memungkinkan bayi lahir dengan kaki atau bokong terlebih dahulu, namun perlu diketahui bahwa ini bukan posisi ideal untuk melahirkan.

Posisi ideal untuk melahirkan secara normal yaitu posisi anterior yaitu dengan kepala bayi berada dibawah dan masuk kedalam panggung dengan wajah menghadap kebelakang.

Baca Disini: Mengenal 4 Posisi Bayi dalam Kandungan

Akupun mulai gelisah dan takut, kalau sampai 9 bulan akhir posisinya belum berubah maka bisa dipastikan saya melahirkan secara sesar di rumah sakit.

Berbagai upaya saya lakukan agar posisi bayi dapat berputar ke posisi ideal sebelum waktunya melahirkan, termasuk yang disarankan oleh dokter yaitu sering sujud dengan durasi 10 menit, minimal dilakukan 5 kali dalam sehari setelah shalat.

Ini akan membantu posisi bayi yang sungsang menjadi posisi yang ideal untuk melahirkan, yaitu kepala bayi dibawah dan siap masuk panggul.

Apakah posisi bayi yang sedang bunda kandung juga mengalami posisi sungsang seperti saya? Selain kita juga terus berusaha berbagai tips juga keajaiban tak lepas dari doa kepada Allah SWT.

Jangan dilewatkan juga untuk melakukan senam hamil setiap pagi, kalian bisa lihat di youtube sudah banyak para ahli yang share cara senam ibu hamil yang bisa dilakukan dirumah masing-masing.

Selain itu, saya rutin berjalan-jalan pagi di komplek perumahan, selain memberikan udara segar juga bisa membuat tubuh bunda menjadi bugar dan juga bisa berdampak pada posisi bayi yang tadinya sungsang menjadi ideal.

Setelah 1 bulan kemudian saya melakukan kontrol lagi untuk memastikan posisi bayi sudah berubah, dan hasilnya Alhamdulillah membuat saya bisa bernafas lega yaitu posisi sudah ideal dan masuk panggul.

Tak lama dari itu, sekitar 7 hari kemudian saya merasa mules-mules seperti mau BAB, yang kemudian berubah menjadi rasa sakit yang tiba-tiba datang, tiba tiba hilang, begitu seterusnya sampai waktunya melahirkan.

Pada bukaan 5 saya langsung bergegas pergi ke dokter kandungan tempat dimana saya selalu kontrol. Disana saya langsung mendapatkan penanganan, selang 1 jam kemudian Alhamdulillah saya berhasil melewati proses melahirkan normal.

Proses melahirkan lebih cepat dibandingkan dengan melahirkan anak pertama. Ya benar, ini merupakan kelahirkan anak kedua, dan saya dikaruniai anak kedua seorang laki-laki yang saya berinama “Ayyubi Ayaz Prayoga”.


Be the first to comment

Leave a Reply